Laman

Minggu, 30 Desember 2012

PROSES MANAJEMEN PEMASARAN

  • PROSES MANAJEMEN PEMASARAN 
Aktivitas proses manajemen pemasaran yaitu mengatur apa yang dipasarkan,membuat inovasi baru dan mempromosikan produknya kepada masyarakat .
A) TUGAS-TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN
Manajemen Pemasaran bertugas mempengaruhi tingkat, waktu, dan sifat permintaan untuk membantu organisasi mencapai sasarannya . Manajemen pemasaran tersebut tidak saja menyangkut pencarian dan peningkatan permintaan tetapi juga menyangkut pengubahan dan pengurangan permintaan.

Berbagai situasi permintaan dan bagaimana tugas manajemen pemasaran yang harus dilakukan adalah seperti diuraikan berikut ini:
  • Permintaan Negatif (Negative Demand) ; Permintaan negatif ini terjadi bila sebagian besar pasar tidak menyukai atau bahkan menghindari suatu produk tertentu. Tugas pemasar yaitu menganalisa mengapa pasar tidak menyukai produk dan apakah suatu program pemasaran dapat mengubah kepercayaan dan sikap pasar melalui perancangan kembali produk, harga yang lebih murah, dan promosi yang lebih positif.
  • Tidak Ada Permintaan (No Demand) ; Konsumen yang menjadi sasaran bisa jadi tidak tertarik terhadap suatu produk yang ditawarkan. Misalnya masyarakat pedesaan tidak tertarik terhadap kartu kredit, golongan masyarakat yang berusia muda tidak begitu tertarik pada asuransi kematian, masyarakat perkotaan tidak begitu tertarik menanamkan modalnya pada koperasi unit desa. Tugas pemasar adalah create demand, yaitu menemukan cara untuk menghubungkan manfaat produk dengan kebutuhan dan minat pasar.
  • Permintaan Terpendam (Latent Demand) ; Permintaan ini timbul karena banyak konsumen mempunyai hasrat yang kuat akan sesuatu yang tidak terpuaskan oleh produk yang ada, misalkan permintaan rokok yang bebas nikotin, kendaraan yang hemat energi atau bebas polusi, sarana tranportasi yang cepat dan biayanya terjangkau, makanan dan minuman yang tidak mengandung zat kimia atau zat pengawet. Tugas pemasar adalah develop demand yaitu dengan cara mengukur potensi pasar dan mengembangkan barang dan jasa yang efektif yang akan memenuhi permintaan yang terpendam tersebut.
  • Permintaan yang Menurun (Faltering Demand) ; Sesuai dengan siklus hidup produk (product life cycle), sama halnya dengan makhluk hidup yang suatu saat akan mengalami kemunduran atau bahkan kematian, suatu organisasi suatu saat akan mengalami permintaan yang menurun terhadap produk yang dihasilkannya. Penurunan itu mungkin disebahkan oleh pasar yang telah jenuh atau pesaing mulai mengambil alih pangsa pasar Tugas organisasi adalah revitalize demand yaitu dengan cara mengembalikan permintaan menurun dengan pemasaran ulang produk dengan cara diantaranya yaitu perubahan mutu, kemasan, merek, harga, atau hal-hal kreatif lamnnya yang menunjukkan perbedaan yang lebih berarti dengan produk pesaing.
  • Permintaan Tidak Teratur (Iregular Demand) ; Permintaan ini kadang-kadang terjadi berfluktuasi sehingga menyebabkan organisasi kelebihan atau kekurangan kapasitas. Misalnya jalan tol kelebihan permintaan pada jam-jam sibuk, sedangkan pada jam-jam biasa kekurangan. Demikian pula halnya pengusaha biro perjalanan kekurangan kapasitas pada bulan-bulan tertentu dan kelebihan kapasitas pada bulan-bulan lain.
  • Permintaan Penuh (Full Demand) ; Bila kondisi sedang baik kadang -kadang organisasi menghadapi permintaan yang penuh sesuai dengan harapan dan kapasitas produksi yang dimilikinya. Tugas pemasaran adalah menjaga atau memelihara tingkat permintaan yang ada sekarang dalam menghadapi berubahnya preferensi konsumen dan ketatnya pensaingan. Di sini organisasi harus senantiasa menjaga kualitasnva dan selalu mengukur tingkat kepuasan konsumen.
  • Permintaan Berlebih (Overfull Demand) ; Hal ini terjadi apabila jumlah permintaan dan konsumen melebihi kapasitas produksi pihak produsen. Permintaan pergi ibadah haji di Indonesia setiap tahunnya selalu melebihi kapasitas yang bisa ditangani oleh pemenintah. Permintaan akan kertas koran di Indonesia tinggi dan tidak bisa dipenuhi oleh produsen dalam negeri, akibatnya penyediaannya sangat tergantung pada produk impor. Perrnintaan alumni siswa SMU terhadap perguruan tingggi negeri selalu melebihi kapasitas yang disediakan pemerintah. Tugas pemasaran adalah reduce demand, Yaitu mengurangi permintaan sampai jumlah tertentu yang diinginkan.
  • Permintaan Produk yang Tidak Bermanfaat (Unwholesome Demand) ; Produk-produk yang tidak bermanfaat akan menimbulkan upaya untuk mengurangi penggunaannya, seperti konsumsi rokok, minuman keras dan narkotika. Tugas pemasaran adalah destroy demand, yaitu berusaha agar konsumen yang suka produk tersebut tidak lagi menggunakannya. Pemasar di sini misalnya pihak pemerintah atau lembaga konsumen dengan cara iklan layanan masyarakat melalui media massa yang menghimbau agar masyarakat menyadari bahaya merokok, minuman keras dan narkotika
B) PROSES MANAJEMEN PEMASARAN 
Berikut proses manajemen menurut Philip Kotler 1994, sbb:


Berikut proses pemasaran secara sistematis :
1. Analisis peluang pasar
Analisis lingkungan pemasaran sangatlah penting sekali untuk meraih segala peluang-

peluang dari setiap perubahan-perubahan yang terjadi.

2. Meneliti dan memilih pasar sasaran dan upaya memposisikan pasar
Kisi-kisi produk atau pasar harus dapat diperkirakan dari masing-masing kelompok pasar sasaran. Selain itu perusahaan harus dapat mengembangkan strategi penempatan (positioning strategis) pada pasar sasarannya.

3. Mengembangkan strategi pemasaran
Perusahaan harus mengembangkan suatu perbedaan-perbedaan dan strategi penempatan pada pasar sasarannya. Perusahaan harus mampu memberikan keistimewaan-keistimewaan yang lain dari pesaingnya dan mampu memenuhi keinginan para pelanggan.

Perusahaan harus mampu mengembangkan sebuah peta kedudukan produknya, agar menduduki posisi yang lebih baik dari pesaing-pesaingnya.

4. Perencanaan program pemasaran
Strategi pemasaran terdiri atas pengambilan keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, dan alokasi pemasaran.

5. Pengorganisasian , pelaksanaan, dan upaya pengendalian pemasaran
Pengorganisasian berarti membentuk struktur, personalia pemasaran, dan menetapkan tugas secara jelas serta terkoordinir. Selain itu bagaimana personalia itu dilatih, diarahkan, dimotivasi, dan dievaluasi. Manajer perusahaan juga menganalisa secara berkala profitabilitas nyata dari berbagai produk, kelompok pelanggan, saluran distribusi.

Ini merupakan gambaran bagaimana bentuk proses manajemen pemasaran, dapat kita lihat sebagai berikut :

C) STRATEGI PEMASARAN

Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan.

Strategi Pemasaran membutuhkan dua bagian yang saling berkaitan, yaitu :

1.Target market atau target pemasaran

Yaitu sekelompok pelanggan homogen yang ingin ditarik perusahaan tersebut. Misalnya memilih strategi yang berorientasi. Didalam hal ini, menejer yang berorientasi dan berorientasi pemasaran memiliki pandangan yang berbeda terhadap pasar. Perbedaan orientasi produksi dan orientasi pemasaran:

2.Marketing Mix

Yaitu variabel-variabel yang akan diawasi yang disusun oleh perusahaan tersebut untuk memuaskan kelompok yang di target. Ada 7 komponen yang tercakup dalam kegiatan marketing mix.

a.Product

Product merupakan titik sentral dari kegiatang marketing. Bagaimana pun hebatnya suatu perusahaan mengadakan promosi, distribusi, price, dll, jika tidak diikuti dengan produk yang bermutu, disenangi oleh konsumen, maka usaha marketing mix ini tidak dapat berhasil.

Product yang ditawarkan dapat berupa:
  •  Barang yang berwujud. Contohnya: mobil,motor, mesin cuci, dll. 
  • Jasa. Contohnya: salon, travel, dll.  
  • Product features yaitu model, ciri-ciri istimewa dari product tersebut. Contohnya: sebuah arloji, selain memenuhi syarat sebagai sebuah arloji, juga memiliki ciri yang lain, misalnya ada tanggal, bentuknya mungil, daya tahan warna, model, ada garansi,dll
b.Place atau Distribution

Didalam pola distribusi diperlukan perantara. Perantara ini sangat penting karena dalam segala hal mereka berhubungan dengan konsumen. Dalam sebuah ungkapan dikatakan “you can eliminate the middlemen, but you cannot eliminate their functions” artinya anda dapat meniadakan perantara tapi tidak dapat menghilangkan fungsinya.

Didalam distribusi atau tempat kita dapat menetukan: Tujuan, Jenis aluran, Paparan pasar, Jenis perantaraan, Jenis dan lokasi toko, Cara pengantara dan penyimpanan, Tingkat pelayanan, Perekrutan perantara, Pengolaan saluran

c.Promotion atau Promosi

Promosi pada zaman sekarang ini tidak boleh diabaikan. Antara promosi dan produk tidak boleh dipisahkan, karena ini merupakan kunci menuju suksesnya pemasaran. Kombinasi promosi adalah:

  • Tujuan 
  • Campuran Promosi
  • Kegiatan periklanan
  • Promosi penjualan
  • Publisitas
  • Price atau Harga
Masalah kebijaksanaan harga turut menentukan keberhasilan pemasaran produk. Kebijaksanaan harga dapat dilakukan pada setiap tingkatan distribusi, seperti oleh produsen, oleh grosir, dan retailer (pedagang eceran). Yang perlu diperhatikan dalam harga adalah: Tujuan, Fleksibilitas, Tingkatan pada Keselurahan siklus hidup produk, Masalah geografis, Diskon, Penambahan dan pengurangan harga.

d.People atau orang
Faktor manusia baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam aktivitas penyampaian produk di pasaran tidak bisa dikecualikan lagi. Peranan mereka sangat penting guna untuk menjalankan segala aktivitas yang berkaitan. Aspek kemampuan dan pengetahuan pekerja perlu di perhatikan dalam strategi meningkatkan pemasaran.

e.Proses

Proses / aliran kerja termasuk arahan dan prosedur yang bertepatan bagi setiap aktivitas merupakan elemen yang akan menentukan kejayaan dan kemajuan pemasaran.

f.Physical Evidence

Pengupayaan industri dalam penyampaian haruslah di sesuaikan dengan sekitar pasaran, karena dengan hal tersebut pemasar dapat meningkatkan lagi keterkesanan dalam berkomunikasi dan melaksanakan penyampaian produk kepada konsumen/sasaran.

Dalam strategi pemasaran, strategi pemasaran terdiri atas lima elemen, yaitu :

D) PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN
  • Pengembangan pemasaran itu sendiri didukung oleh beberapa faktor, diantaranya penentuan harga jual yang telah kita bahas dalam artikel sebelumnya. Selain harga jual untuk memastikan keberhasilan suatu pemasaran salah satu faktor yang tidak boleh diabaikan adalah segmentasi pasar. 
  • Menentukan segmentasi pasar adalah langkah yang harus dilakukan sebelum Anda menjual suatu produk dijual ke pasar. Hal tersebut terkait dengan penentuan sasaran yang dinilai prospektif dalam strategi pemasaran. Penentuan segmentasi pasar dilakukan dengan cara memecah beberapa konsumen yang prospek menjadi bagian kecil. 
Berikut merupakan lima konsep pengembangan strategi pemasaran :
  • Segmentasi Pasar
Syarat segmentasi pasar yang efektif :

1.    Dapat di ukur (Measurability)

2.    Dapat di masuki (Accessibility)

3.    Cukup besar (Substantiality)

4.    Dapat di tindak – lanjuti (Actionability)
  • Poistioning Pasar 
Memilih pola konsentrasi pasar khusus, yang memberikan peluang maksimum untuk mencapai tujuan.

1.Strategi Concentrated Marketing

·         Posisi kuat pada satu segmen

2.Strategi Differentiated Marketing

·         Posisi kuat pada beberapa segmen
  • Strategi Memasuki Pasar
Metode menjangkau segmen pasar sasaran :
- Membeli perusahaan lain yang sudah jalan
- Kerja sama dengan perusahaan lain
  • Strategi Penentuan Waktu

Penentuan waktu yang tepat untuk melaksanakan program pemasarannya sangat penting bagi perusahaan, tidak terlalu cepat tidak juga terlalu lama.

  • Strategi Bauran Pemasaran
Bagaimana menetapkan bentuk penawaran pada segmen tertentu mencakup :
- Kebijakan Produk
- Kebijakan Harga
- Kebijakan Distribusi
- Kebijakan Promosi

Kamis, 29 November 2012

Panduan membuat Jurnal

Ada banyak panduan yang bisa membantu Anda dalam menulis sebuah jurnal ilmiah. Panduan yang satu ini, mungkin bisa dijadikan referensi.

Format umum untuk jurnal ilmiah biasanya terdiri dari:
1. Judul;
2. Abstrak;
3. Pendahuluan;
4. Bahan dan metode;
5. Hasil;
6. Pembahasan;
7. Kesimpulan;
8. Daftar pustaka.

1. Judul

Setiap jurnal ilmiah harus memiliki judul yang jelas. Dengan membaca judul, akan memudahkan pembaca mengetahui inti jurnal tanpa harus membaca keseluruhan dari jurnal tersebut. Misalnya, judul "Laporan Lab Biologi". Dengan judul seperti ini, maka tidak ada pembaca yang mau membacanya karena tidak menggambarkan isi jurnal. Contoh judul yang jelas, misalnya "Pengaruh Cahaya dan Suhu terhadap Pertumbuhan Populasi Bakteri Escherichia Coli". Judul ini sudah sedikit banyak melaporkan isi dari jurnal.

2. Abstrak
Abstrak berbeda dengan ringkasan. Bagian abstrak dalam jurnal ilmiah berfungsi untuk mencerna secara singkat isi jurnal. Abstrak di sini dimaksudkan untuk menjadi penjelas tanpa mengacu pada jurnal.
Bagian abstrak harus menyajikan sekitar 250 kata yang merangkum  tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Jangan gunakan singkatan atau kutipan dalam abstrak. Pada abstrak harus dapat berdiri sendiri tanpa catatan kaki. Abstrak ini biasanya ditulis terakhir. Cara mudah untuk menulis abstrak adalah mengutip poin yang paling penting di setiap bagian jurnal. Kemudian menggunakan poin-poin untuk menyusun sebuah deskripsi singkat tentang studi Anda.

3. Pendahuluan
Pendahuluan adalah pernyataan dari kasus yang Anda diselidiki, yang memberikan informasi kepada pembaca untuk memahami tujuan spesifik Anda dalam kerangka teoritis yang lebih besar. Bagian ini juga dapat mencakup informasi tentang latar belakang masalah, seperti ringkasan dari setiap penelitian yang telah dilakukan dan bagaimana sebuah percobaan akan membantu untuk menjelaskan atau memperluas pengetahuan dalam bidang umum. Semua informasi latar belakang yang dikumpulkan dari sumber lain harus menjadi kutipan.

Catatan: Jangan membuat pendahuluan terlalu luas. Ingat saja bahwa Anda menulis jurnal untuk rekan yang juga memiliki pengetahuan yang sama dengan Anda.

4. Bahan dan Metode
Bagian ini menjelaskan ketika percobaan telah dilakukan. Peneliti menjelaskan desain percobaan, peralatan, metode pengumpulan data, dan jenis pengendalian. Jika percobaan dilakukan di alam, maka penulis menggambarkan daerah penelitian, lokasi, dan juga menjelaskan pekerjaaan yang dilakukan.  Aturan umum yang perlu diingat adalah bagian ini harus memaparkan secara rinci dan jelas sehingga pembaca memiliki pengetahuan dan teknik dasar agar bisa diduplikasikan.

5. Hasil

Di sini peneliti menyajikan data yang ringkas dengan tinjauan menggunakan teks naratif, tabel, atau gambar. Ingat hanya hasil yang disajikan, tidak ada interpretasi data atau kesimpulan dari data dalam bagian ini. Data yang dikumpulkan dalam tabel/gambar harus dilengkapi teks naratif dan disajikan dalam bentuk yang mudah dimengerti. Jangan ulangi secara panjang lebar data yang telah disajikan dalam tabel dan gambar. 

6. Pembahasan
Pada bagian ini, peneliti menafsirkan data dengan pola yang diamati. Setiap hubungan antar variabel percobaan yang penting dan setiap korelasi antara variabel dapat dilihat jelas. Peneliti harus menyertakan penjelasan yang berbeda dari hipotesis atau hasil yang berbeda atau serupa dengan setiap percobaan terkait dilakukan oleh peneliti lain. Ingat bahwa setiap percobaan tidak selalu harus menunjukkan perbedaan besar atau kecenderungan untuk menjadi penting. Hasil yang negatif juga perlu dijelaskan dan mungkin merupakan sesuatu yang penting untuk diubah dalam penelitian Anda.

7. Kesimpulan
Bagian ini hanya menyatakan bahwa peneliti berpikir mengenai setiap data yang disajikan berhubungan kembali pada pertanyaan yang dinyatakan dalam pendahuluan. Dengan mengacu pada bagian pendahuluan dan kesimpulan, seorang pembaca harus memiliki ide yang baik dari penelitian ini, meski pun hanya rincian spesifik.

8. Daftar Pustaka
Semua informasi (kutipan) yang didapat peneliti harus ditulis sesuai abjad pada bagian ini. Hal tersebut berguna untuk pembaca yang ingin merujuk pada literatur asli. Perhatikan bahwa referensi yang dikutip benar-benar disebutkan pada jurnal Anda.

Selasa, 06 November 2012

Mempercantik Background Flashdisk

Biar Background pada Flash disk kita tidak melulu putih, dan ada gambarnya macam2. Jika pengen ikuti langkah dibawah ini :

1. Buka Notepad...bisa gak buka notepad?ok deh kalo belum bisa tinggal klik aja Start-Notepad atau bisa juga klik start-accecories-Notepad.

2. Jika Notepad sudah dibuka..salin script berikut

[ExtShellFolder]
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}

[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
Attributes=1
IconArea_Image=desktop.jpg
IconArea_Text=0×0000FF
[.ShellClassInfo]
ConfirmFileOp=0

Tulisan desktop yang dicetak tebal adalah nama gambar..jadi kamu bisa mengganti gambar apapun dan kapanpun tinggal ganti nama picturenya aja...

3. Simpan kode script yang tadi anda copy kedalam flashdisk yang sudah disiapkan tadi..dengan nama dan extensi "desktop.ini"

4. Jangan lupa copy juga gambar yang bernama desktop (namanya boleh diganti sesuai selera)

5. Langkah terakhir refresh..dan liat aja..tampilan flashdisk anda sekarang sudah berubah lebih bagus...
anda tidak hanya bisa mengubah backgroundnya saja tapi anda juga bisa mengubah warna teks.caranya cari script bertuliskan IconArea_Text=0×0000FF...itu merupakan kode kode dalam pewarnaan..jika anda ingin mengubah warna text tapi anda tidak tahu kode kode warnanya..buka program photoshop..disana anda bisa melihat berbagai macam kode warna.ada tinggal copy warna yang anda sukai lalu refresh...maka dalam sekejab warna teks langsung berubah...saat anda menyimpan Script yang ada di notepad..kalo sesudah disimpan tapi masih belum ada reaksi dalam arti gambarnya belum muncul..coba anda munculkan extension filenya caranya buka window explorer-tool-folder option-view-hilangkan centang yang bertuliskan "hide extension for known file type-lalu ok.
maka file gambar kita akan menjadi desktop.ini.
jika file gambar kita tidak muncul extension INI anda bisa rename dan menggantinya sendiri